Search

February 15, 2007

Razia

Categories: Katarsis
Author: Rendra
Time: 8:28 am
Reactions :2 comments

Sebenarnya sudah sering saya melihat razia yang dilakukan polisi lalu lintas. Biasanya saya tidak diberhentikan, mengingat saya selalu mengenakan helm dan kelengkapan lainnya.

Tapi kemarin, dalam perjalanan pulang dari bogor ke rumah, entah kenapa motor saya diberhentikan oleh razia polisi. Saya langsung cek kelengkapan, helm Ok, spion kanan kiri ada, lampu depan sudah dinyalakan, tutup pentil terpasang :). Tapi sebenarnya ada yang membuat saya cemas :-ss. Saya tidak tahu apakah mendengarkan MP3 player saat mengemudikan motor dilarang atau tidak. Oleh karena itu untuk amannya saya tidak membuka helm, hanya kaca helm yang dibuka.

Berikut adalah kronologis pertemuan saya dengan polisi:
polisi : bla bla bla (nggak kedengeran, MP3 player masih hidup :-@ )
polisi : (melihat kearah lain, sambil ngatur lalu lintas).
saya : (tangan masuk ke jaket. diam-diam mematikan mp3 player, lalu buka dompet untuk mengambil SIM)
polisi : mana STNKnya? (sekarang sudah kedengeran :) )
saya : (mengambil STNK, lalu menyerahkan ke polisi)
polisi : (melihat SIM dan STNK sebentar lalu mengembalikan ke saya)
polisi : Baik, silakan jalan.

Begitulah kejadiannya. Saya segera melanjutkan perjalanan :-h.

Link terkait:
Saya hampir ditilang
Luthfi kena tilang
Tips kalau kena tilang

Lokasi:
Lokasi Razia

February 6, 2007

Jakarta Banjir

Categories: Happening, Katarsis
Author: Rendra
Time: 7:04 pm
Reactions :6 comments

Karena curah hujan yang sangat tinggi sejak jum’at kemarin, ditambah kiriman dari bogor, sebagian wilayah Jakarta direndam banjir. Untungnya rumah saya tidak ikut kebanjiran. Banjir kali ini membuat jalanan mecet dan tidak bisa dilalui. Untungnya saat ini saya tidak kemana-mana. Hanya ngerjain skripsi dirumah :)

Listrik di rumah saya yang biasanya mati kalau hujan malah tidak mati sama sekali, padahal hujan lebat sekali. Telepon dan flexi juga beroperasi normal, hanya saja internet Speedy putus sejak Jum’at dan baru nyambung sekarang.

Peristiwa kali ini mengingatkan saya pada banjir 5 tahun lalu, atau tepatnya tahun 2002. Walaupun banyak orang bilang banjir kali ini lebih besar dari banjir tahun 2002 tetapi banjir 2002 lebih berkesan buat saya. Karena ketika itu, saya yang masih kelas 3 SMA harus menyebrang jembatan yang kalinya meluap sampai sebatas dada ketika pulang sekolah. Arus sungai ini cukup kuat dan untuk menyebrang harus berpegangan kuat-kuat pada seutas tali tambang.

Proudly powered by Wordpress 2.5 - Theme Triplets Id Band 2.0, the boyish style by neuro